This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 02 Maret 2014

Akutansi sebagai sistem informasi

Mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi

A.Akuntansi sebagai Sistem Informasi
Akuntansi sering disebut sebagai bahasa bisnis karena akuntansi dapat memberikan informasi penting mengenai aktivitas keuangan suatu organisasi. Informasi akuntansi tersebut berguna untuk menilai keberhasilan suatu organisasi atau sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan.American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), mengemukakan bahwa akuntansi adalah seni pencatatan, pengelompokan, dan pengikhtisaran menurut cara yang berarti dan dinyatakan dalam nilai uang. Adapun American Accounting Association (Asosiasi Akuntansi Amerika) sebuah lembaga yang paling bertanggung jawab atas pengembangan akuntansi di Amerika Serikat, mengemukakan bahwa akuntansi adalah suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan informasi ekonomi yang memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas oleh mereka yang menggunakan informasi keuangan tersebut. Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa informasi akuntansi sangat diperlukan, baik oleh perorangan maupun lembaga karena informasi akuntansi dapat membantu dalam pengambilan keputusan ekonomi
suatu perusahaan.

B.Syarat-syarat kualitas sistem informasi

1.Dapat Dipercaya
Suatu informasi akuntansi dapat dipercaya bergantung kepada tiga hal, yaitu sebagai berikut.
A.Dapat diuji
artinya kebenaran informasi harus dapat diuji oleh penguji independen (bebas) dengan menggunakan metode pengukuran yang sama.

B.Netral
artinya informasi tidak bergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak-pihak tertentu, tetapi harus diarahkan pada ke butuhan umum pemakai.

C.Menyampaikan yang seharusnya
artinya informasi akuntansi harus berasal dari kondisi ekonomi atau kejadian yang sebenarnya.

2.Dapat Dipahami
Informasi akuntansi harus dapat dipahami, maksudnya informasi tersebut dinyatakan dalam bentuk dan dengan menggunakan istilah yang disesuaikan dengan batas pengertian atau pengetahuan pemakai sehingga informasi dapat dipahami oleh pemakai.

3.Keandalan (Reliability)Laporan keuangan yang andal (reliable)
 maksudnya laporan keuangan bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material, dan disajikan secara tulus dan jujur (faithful representation).

4.Perbandingan antara Manfaat dan Biaya
Manfaat laporan akuntansi paling tidak harus sama dengan biaya yang dikeluarkan untuk membuat laporan tersebut. Biaya sebuah laporan akuntansi tidak boleh lebih besar daripada manfaat yang dapat diterima oleh pemakai informasi akuntansi.

5.Tajuk Ekonomi
Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan mungkin relevan, tetapi jika penyajiannya tidak andal, informasi tersebut dapat menyesatkan. Misalnya, jika adatuntutan atas kerugian dalam suatu tindakan hukum yang masih dipersengketakan, tidak tepat bagi perusahaan untuk mengakui seluruh tuntutan tersebut dalam neraca meskipun mungkin tepat untuk mengungkapkan jumlah serta keadaan dari tuntutan tersebut.

6.Relevan
Laporan keuangan harus memiliki relevansi dengan kebutuhan pemakai, artinya dapat membantu pemakai dalam mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini, atau masa depan, serta menegaskan atau mengoreksi hasil evaluasi pada masa lalu.

7.Materialitas
Laporan keuangan dikatakan material, jika kelalaian mencantumkan atau ke salahan mencatat dapat memengaruhi keputusan ekonomi pemakai.

8.Lengkap (Complete)
Laporan keuangan bersifat lengkap dalam batasan materialitas dan biaya. Informasi yang disajikan harus lengkap karena jika sengaja tidak mengungkapkan secara lengkap, informasi yang disajikan menjadi tidak benar atau menyesatkan, tidak dapat diandalkan, serta tidak sempurna jika ditinjau dari segi relevansi.

9.Nilai Prediksi
Laporan keuangan harus dapat menyajikan informasi yang dapat digunakan sebagai dasar memprediksi masa depan.

10.Dapat Dibandingkan (Comparable)
Dapat dibandingkan, maksudnya laporan keuangan dapat memudahkan pemakai dalam membandingkan laporan keuangan antar periode sehingga dapat diindentifikasi kecenderungan posisi dan kinerja keuangan nya. Selain itu, pemakai juga harus dapat membandingkan laporan keuangan antarperusahaan untuk mengevalusi posisi keuangan, kinerja, serta perubahan keuangan secara relatif.

11.Tepat Waktu
Tepat waktu, maksudnya informasi akuntansi harus disampaikan sedini mungkin agar dapat digunakan sebagai dasar untuk membantu dalam pengambilan keputusan-keputusan perusahaan dan untuk menghindari tertundanya pengambilan keputusan.

12.Umpan Balik (Feedback)
Umpan balik, maksudnya informasi yang ada dalam laporan keuangan harus dapat menumbuhkan umpan balik. Umpan balik dapat berupa prediksi, pembenaran, atau penolakan terhadap perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.

13.Penyajian yang Jujur
Penyajian yang jujur, maksudnya informasi akuntansi yang disajikan dalam laporan keuangan harus menggambarkan secara jujur setiap transaksi atau peristiwa lainnya dan disajikan secara wajar.

14.Substansial
Substansial, maksudnya informasi yang ada dalam laporan keuangan harus disajikan sesuai transaksi dan peristiwa lainnya dengan substansi dan realitas ekonomi, bukan hanya bentuk hukumnya.

15.Pertimbangan Sehat (Prudence)
Pertimbangan sehat, maksudnya informasi akuntansi yang disajikan dapat berguna dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi karena pertimbangan sehat mengandung unsur kehati-hatian dalam melakukan akun.

C.Pemakai informasi akuntansi internal dan eksternal
.
1.Pihak Internal
Pihak internal ialah pihak yang berhubungan langsung dengan operasi perusahaan sehari-hari, misalnya pemimpin perusahaan (manajer). Manajer sebagai pengelola perusahaan dan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan merupakan pihak yang paling bergantung dan terlibat dengan hasil akhir akuntansi. Banyaknya jenis data yang dibutuhkan seorang manajer akan sangat bergantung pada besar kecilnya perusahaan yang dikelolanya. Informasi akuntansi ini dibutuhkan oleh para manajer untuk mengevaluasi ke giatan usaha yang sedang berjalan maupun untuk merencanakan kegiatan usaha yang akan datang.

2.Pihak Eksternal
Pihak eksternal ialah pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan, tetapi tidak terlibat secara langsung dalam membuat berbagai keputusan dan kebijakan operasional perusahaan. Pihak eksternal, di antaranya sebagai berikut.

A.Pemilik perusahaan, memerlukan informasi akuntansi pada waktu-waktu tertentu untuk mengetahui posisi keuangan perusahaannya. Dengan demikian, pemilik dapat mengetahui perkembangan perusahaannya sehingga dapat mengambil keputusan ekonomi pada masa mendatang. Adapun bagi pemilik saham, informasi akuntansi dapat digunakan untuk menilai prestasi manajemen perusahaan.

B.Investor, memerlukan informasi akuntansi untuk mengetahui status keuangan dan prospek perusahaan pada masa yang akan datang. Informasi ini akan dijadikan dasar pertimbangan untuk menanamkan atau tidak menanamkan modal pada perusahaan tersebut.

C.Kreditor, memerlukan informasiakuntansi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjamannya. Dari informasi keuangan yang ada, kreditor dapat memutuskan apakah akan menambah pinjamannya, menangguhkan pinjaman berikutnya, atau bahkan menarik pinjamannya yang telah diberikan pada suatu perusahaan.

D.Pemerintah, berkepentingan terhadap informasi akuntansi suatu perusahaan berkaitan dengan masalah perpajakan. Dari laporan keuangan yang ada, pemerintah dapat menentukan jumlah pajak yang harus dibayar dan penetapan kebijakan lainnya.

E.Karyawan, memerlukan informasi akuntansi untuk mengetahui stabilitas dan profitabilitas perusahaan tempat mereka bekerja. Hal ini berkaitan dengan masalah kesejahteraan karyawan, baik sekarang maupun pada masa yang akan datang.

akuntansi sebagai sistem informasi (tujuan akuntansi)





Ada yang tahu kenapa akuntansi menjadi penting? Akuntansi penting karena menyajikan informasi keuangan. Proses akhir dari akuntansi berupa laporan keuangan. Laporan keuangan tersebut kemudian diinterprestasi/ diterjemahkan sebagai sebuah informasi’ Informasi yang dihasilkan oleh akuntansi digunakan sebagai sebagai alat bantu bagi para pengambil keputusan ekonomi dan keuangan untuk membuat kebijakan/ keputusan. Itulah mengapa, sebagian besar informasi yang diperlukan oleh para manajer adalah informasi akuntansi.

Kegunaan informasi akuntansi :
1. Membuat perencanaan yang efektif, mengadakan pengawasan, serta pengambilan
keputusan ekonomi yang tepat oleh manajemen;
2. Pertanggungjawaban kepada para investor, kreditor, pemerintah, dan sebagainya.

Jika dilihat dari sisi pengguna jasa akuntansi, maka akuntansi dapat diartikan sebagai penyedia informasi. Akuntansi pun sering juga disebut sebagai bahasa bisnis (business language), atau lebih tepatnya sebagai bahasa pengambilan keputusan. Artinya, Semakin seseorang menguasai bahasa ini (akuntansi), maka akan semakin baik pula orang tersebut menangani berbagai aspek keuangan

Adapun pengertian akuntansi, ditinjau dari sudut pandang pengguna jasa akuntansi adalah : suatu aktivitas jasa yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan/ transaksi yang bersifat keuangan (financial ).